Feature Top (Full Width)

Minggu, 17 Januari 2021

Selamat Datang

Halo selamat datang di Arabeya, blog ini merupakan cataatn harian, blog atau jurnal yang sengaja saya tulis untuk pembelajaran bagi diri saya pribadi yang masih sangat fakir ilmu ini.

Saya mengucapkan trimakasih bagi setiap pengunjung yang mengunjungi website  ini. Saya akui website saya ini bukanlah website yang sangat bagus namun dalam website ini saya akan berbagi tulisan tentang kebahasa araban khususnya.

Dalam website ini harapannya kita dapat belajar bersama, sharing tentang pengalaman pengalaman serta sebagai tanggung jawab atas kecintaan saya terhadap bahasa arab sebagai bahasa Al Quran. Saya sebagai Admin meminta saran anda mengenai website saya ini, apabila ada kekurangan atau kelebihan silahkan berikan komentar anda pada kolom yang tersedia demi kebaikan kita bersama di kemudian hari, Terimakasih

Yogyakarta, 19 November 2018

Sabtu, 10 Oktober 2020

Mufrodat atau Kosakata Bahasa Arab Angkutan Umum

 

Kereta Api

القِطَارُ

Stasiun

مَحَطَّةٌ

Ongkos

أُجْرَةٌ

Paspor

جَوَازُ السَّفَرِ

Bandara

المَطَارُ

Jarak

المَسَافَةُ

 

 

 

Selasa, 15 September 2020

Mufrodat atau Kosakata Bahasa Arab Buah buahan

 

Jeruk

بُرْتُقَالٌ

Anggur

عِنَبٌ

Pisang

مَوْزٌ

Apel

تُفّاَحٌ

Mangga

مَنْجَةٌ

Semangka

بِطِّيْخٌ

 

Rabu, 12 Agustus 2020

Mufrodat atau Kosakata Bahasa Arab Sayuran

 

Sayur sayuran

خُدْرَوَاةٌ (ج)

Cabe

فِلْفِلٌ

Sawi

خَرْدَلَةٌ

Timun

خِيَارٌ

Terong

بَاذِنْجَانَةٌ

Kobis

مَلْفُوْفٌ

Kentang

بَطَاطِسٌ

 

 

 

Senin, 07 Oktober 2019

Kosa kata bahasa Arab di Universitas

 Berikut ini kami sampaikan beberapa mufrodat yang berkenaan dengan apa yang ada dalam kampus

 

Kampus

جَامِعَةٌ

Jurusan

قِسْمٌ

Fakultas

كُليَّةٌ

Aula

قَاعَةٌ

Laboratorium

مَعْمَلٌ

Diskusi

مُنَاقَشَةٌ

Perpustakaan

مَكْتَبَةٌ

Pascasarjana

دِرَاسَةُ الْعُلْيَا

Dosen

مُحَاضِرٌ

 

 

Kamis, 16 Agustus 2018

Mengenal Kitab Al Jurumiyah yang Fenomenal

Kitab jurumiyah ini merupakan kitab nahwu yang dipelajari di pesantren pada umumnya mulai dari pelosok desa hingga pesantren kota. Pengarangnya adalah Abu Abdillah bin Muhammad bin Muhammad bin Daud Ash-Shinhaji atau lebih dikenal dengan nama Ibnu Ajurum. Beliau bukan berkebangsaan Arab akan tetapi lahir di kota Fes Maroko di tahu yang bersamaan dengan meninggalnya Ibnu Malik pengarang 1002 bait nahwu. Maka pada tahun tersebut pengarang kitab Alfiyah wafat dan pengarang kitab jurumiyah dikahirkan.


Alkisah diceritakan bahwa pengarang kitab ini tatkala telah rampung menulis kaidah-kaidah ilmu nahwu dengan menggunakan sebuah tinta, beliau mempunyai azam untuk meletakkan karyanya tersebut di dalam air. Dengan segala sifat kewara’annya dan ketawakkalannya yang tinggi, beliau berkata dalam dirinya “Ya Allah jika saja karyaku ini akan bermanfaat, maka jadikanlah tinta yang aku pakai untuk menulis ini tidak luntur di dalam air”. Ajaib, ternyata tinta yang tertulis pada lembaran kertas tersebut tidak luntur dan dapat kita nikmati karyanya hingga saat ini.



 

Kitab ini menjelaskan sekitar 24 bab materi dalam nahwu yang merupakan dasar dalam ilmu nahwu. Untuk mendapatkan sesuatu yang besar maka kita perlu mengetahui dasarnya terlebih dahulu. Jadi tidak mengherankan ketika kita bekajar di pondok pesantren dahulu maka kitab ini menjadi materi yang wajib dihafalkan sebelum melanjutkan pada kitab imriti, alfiyah dan lain sebagainya. Jika dilihat dari susunan materinya kitab ini menyajikannya secara runut yaitu dari materi yang mudah kemudian ke materi-materi yang sulit. Hal ini tentu sudah sangat baik apabila mengacu pada prinsip-prinsip sebagai bahan ajar.

 

Kitab ini menjelaskan tentang materi nahwu dasar dalam bahasa Arab. Kitab ini ditulis dengan metode deduktif yaitu dengan penjelasan kaidah atau teori lalu kemudian diberikan contoh mengenai kaidah tersebut. Selain itu karena memang kitab ini merupakan kitab yang ditulis beberapa abad yang lalu maka bahasa dan kalimat yang digunakan sebagai contoh terkesan sangat monoton seperti penggunaan kata ضَرَبَ زَيْدٌ  dan lain sebagainya.

 

 

Rabu, 18 Juli 2018

Humor Bahasa Arab (1)

جُحَا وَالسَّارِقُوْنَ
فِي إِحْدَى الْأَيَّامِ كَانَتْ أُمُّ  جُحَا وَأُخْتُهُ مَدْعُوَّتَيْنِ إِلَى عُرْسٍ فِي الْحَيِّ، فَوَصَّتْ الأُمُّ أَنْ يَحْرُسَ الْمَنْزِلَ حَتَّى لَا يَدْخُلَهُ اللُّصُوْصُ،وَبِمُجَرَّدِ أَنْ خَرَجَتْ الأُمُّ وَبِنْتُهَا نَامَ جُحَا وَدَخَلَ السَّارِقُوْنَ إِلَى الْمَنْزِلِ، وَسَرَقُوْا جَمِيْعَ أَغْرَاضِ الْبَيْتِ.
فَلَمَّا عَادَتْ أُمُّهُ وَأُخْتُهُ مِنَ الْعُرْسِ وَجَدَتَا المَنْزِلَ فَارِغًا ! فَأَسْرَعَتَا إِلَى جُحَا تَسْأَلَانِهِ عَمَّا حَدَثَ فَقَالَ لَهُمَا : أَنْتُمَا طَلَبْتُمَا مِنِّي أَنْ أَحْرُسَ الْبَيْتَ وَلَيْسَ الأَغْرَاضَ.
مَرَّتْ الأَيَّامُ وَتَمَّ دَعْوَتُهُمَا مِنْ جَدِيْدٍ إِلَى مَأْتَمٍ فِي الْحَيِّ، وَمَرَّةً أُخْرَى طَلَبَتَا مِنْ جُحَا أَنْ أَحْرُسَ بَابَ المَنْزِلِ، فَلَمَّا ذَهَبَتَا أَرَادَ جُحَا الذَّهَابَ إِلَى عُرْسِ أَحَدِ أَصْدِقَائِهِ، فَفَكَّرَ فِي حِيْلَةٍ، حَتَّى يَذْهَبَ إِلَى الْعُرْسِ وَفِي نَفْسِ الْوَقْتِ يَفْعَلُ مَا طَلَبَتَا مِنْهُ، فَحَمَلَ بَابَ الْمَنْزِلِ مَعَهُ وَذَهَبَ إِلَى الْعُرْسِ، إِذْ هُوَ فِي الطَّرِيْقِ قَابَلَ وَالِدَتَهُ سَأَلَتْهُ : "مَاذَا تَفْعَلُ ؟". 
 فَقَالَ لَهَا جُحَا : لَقَدْ جَلَبْتُ الْبَابَ مَعِي، وَهَكَذَا لَنْ يَسْرُقَهُ أَحَدٌ، فَضَحِكَ جَمِيْعُ الْمَدْعُوِّيْنَ.